Thursday, October 11, 2018

LINUX MINT TROUBLE WIFI MERK HP

ketikkan ini pada terminal anda
ctrl + alt + t

Well, I solved my problem, with some help elsewhere. Just for the record, the network card of this HP model seems to have just one antenna (instead of two). So, the driver had it wrong, what antenna is connected and where.

Solution: with the driver already installed try:

sudo modprobe -r rtl8723be
sudo modprobe -v rtl8723be ant_sel=1


and 
sudo modprobe -r rtl8723be
sudo modprobe -v rtl8723be ant_sel=2


and see which of the two will get you a strong wifi signal.

Then edit the option in /etc/modprobe.d/rtl8723be.conf with a command like this one:
echo "options rtl8723be ant_sel=1" | sudo tee /etc/modprobe.d/rtl8723be.conf

Thursday, October 4, 2018

How to Install Apache OpenOffice 4.1.3 on Ubuntu, Linux Mint


sumber : https://linuxhint.com/install-apache-openoffice-ubuntu-linux-mint

How to Install Apache OpenOffice 4.1.3 

on Ubuntu, Linux Mint


This article is focused on how to install Apache OpenOffice 4.1.3 which is the most stable
released version, on the various Linux distribtuions such as Ubuntu, Linux Mint, etc. This release
 is a maintenance release incorporating important bug fixes, security fixes, updated dictionaries,
 as well as build fixes.
Apache OpenOffice for those who may not know, is the leading open-source office software
 suite for word processing, spreadsheets, presentations, graphics, databases and more. OpenOffice
 supports localized versions in more than 120 languages; those that are 100% translated and
 maintained are officially released.
Apache OpenOffice 4.1.3 Features include:
  • Key security vulnerability fixes
  • Updated dictionaries
  • Set default currency to Euro in Lithuanian locale
  • Support for new language dictionaries
  • Numerous bug fixes, including installer as well as database support on Mac OS X, as weell as
  • Enhancements to the build tools (for developers)
The complete list of features and enhancements are available in the release notes

How to install Apache OpenOffice 4.1.3 on Ubuntu 17.04, Ubuntu 16.10,

 Ubuntu 16.04, Ubuntu 15.04, Ubuntu 14.04

  • The first thing that needs to be done is to remove any old installed version from the system
sudo apt-get remove --purge libreoffice* libexttextcat-data*

sudo apt-get autoremove
  • Next step is to proceed with the installation of Apache OpenOffice 4.1.3
32bit OS
wget http://kent.dl.sourceforge.net/project/openofficeorg.mirror/4.1.3/binaries/en-US/Apache_OpenOffice_4.1.3_Linux_x86_install-deb_en-US.tar.gz

tar -xvf Apache_OpenOffice*.tar.gz

sudo dpkg -i en-US/DEBS/*.debs

sudo dpkg -i en-US/DEBS/desktop-integration/*.deb
64bit OS
wget http://kent.dl.sourceforge.net/project/openofficeorg.mirror/4.1.3/binaries/en-US/Apache_OpenOffice_4.1.3_Linux_x86-64_install-deb_en-US.tar.gz
s
tar -xvf Apache_OpenOffice*.tar.gzsssssss
sss
sudo dpkg -i en-US/DEBS/*.debss

sudo dpkg -i en-US/DEBS/desktop-integration/*.deb

How to remove Apache OpenOffice

sudo apt-get remove --purge libreoffice* libexttextcat-data*

cara menghapus dual os Linux dan windows

siapkan
DVD instalasi windows 7

  1. Booting komputer dari CD/DVD
  2. Pada menu Repair masuk ke pilihan Command Prompt.
  3. Untuk menghapus bootloader Linux pada saat booting, ketikkan pada CMD  bootsect /nt60
  4. Dan untuk mengembalikan bootloader primary pada windows 7, ketikkan lagi command  bootrec /fixmbr
  5.  Kemudian restart komputer. 

    Command pada cmd menu repair befungsi agar booting windows 7 kembali menjadi primary boatloader.
pada windows , untuk menghapus partisi bekas linux :
  1. Start, kemudian klik kanan pada Computer dan klik Manage. Note : Anda harus mengakses komputer sebagai administrator
  2. Untuk menghapus seluruh file Ubuntu, pada menu Disk Management klik kanan pada drive tempat Ubuntu diletakkan dan pilih Delete Volume
  3. Drive yang kita delete tersebut belum bisa kita gunakan. Untuk mengaktifkannya kembali, klik kanan pada drive tersebut dan klik New Simple Volume
  4. Klik Next, dan tetapkan kapasitas yang akan digunakan, jika ingin menggunkan seluruh kapasitas drive langsung klik Next
  5. Pilih path pada Assign the following drive letter, kemudian Next
  6. Pada Volume label tuliskan nama untuk drive tersebut, kemudian Next dan Finish.

Tuesday, July 31, 2018

LINUX MINT : Laptop Hp ga bisa detect wifi

git clone -b 4.10-down https://github.com/jeremyb31/rtl8723de.git sudo dkms add ./rtl8723de sudo dkms install rtl8723de/5.1.1.8_21285.20171026_COEX20170111-1414 pastekan yg di atas ini pada terminal anda

Friday, July 27, 2018

Wednesday, July 4, 2018

Cara tethering USB pada mikrotik

copi dr situs : http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=69
Note : untuk catatan Pribadi

Di update Mikrotik RouterOS 6.7, selain melakukan perbaikan-perbaikan terhadap fitur sebelumnya, ada satu fitur tambahan yang menarik. Di RouterOS v.6.7 ini, Mikrotik support untuk Android USB tethering interface. Bisa dilihat di Changelog RouterOS versi 6 disini : http://www.mikrotik.com/download/CHANGELOG_6 

Tethering merupakan salah satu cara untuk melakukan sharing koneksi internet dari satu device ke device yang lain, misalnya sharing koneksi internet dari smartphone ke device lain seperti laptop. Sharing koneksi ini bisa menggunakan media bluetooth, wireless, atau kabel USB. Dalam konteks artikel ini, kita akan melakukan sharing internet dari smartphone Android ke router Mikrotik menggunakan media kabel USB. 

Pertama, kita harus siapkan RouterBoard yang mempunyai USB port. Pada percobaan ini kami mengguankan RB751U-2HnD. Jangan lupa upgrade terlebih dahulu RB751U-2HnD menggunakan RoS versi 6.7. Setelah proses upgrade selesai, siapkan gadget Android Anda. Di percobaan ini kami coba beberapa merk hardware dengan versi Android 2.3.x dan 4.1.x. 

Seperti yang kita tahu sebelumnya, port USB pada RouterBoard bisa digunakan untuk external storage atau dihubungkan dengan modem. Kali ini, kita hubungkan gadget Android via kabel USB ke RouterBoard. Kemudian aktifkan USB Tethering di gadget Android. Berikut cara untuk meng-aktifkan fitur tethering di Android versi 4.1.


Jika Anda menggunakan android dengan versi yang berbeda, mungkin settingan juga agak sedikit berbeda. Langkah selanjutnya, kita akan lakukan beberapa setting di sisi RouterBoard. Tethering android di Mikrotik ini sedikit berbeda jika dibandingkan saat kita menggunakan 3G Modem. Jika 3G Modem menggunakan service PPP, saat tethering Android, di Mikrotik akan terbaca sebagai interface LTE.



Interface LTE ini akan otomatis muncul saat USB Tether sudah diaktifkan di sisi gadget Android. Di sini kita tidak perlu memasukan username dan password untuk bisa koneksi internet. Sebenarnya, pada saat tethering diaktifkan, Android menyediakan DHCP server, termasuk informasi DNS, dsb. Langkah selanjutnya aktifkan DHCP Client di Routerboard dengan parameter interface yang menuju ke Android (interface LTE). 

Jika sudah, tunggu hingga status DHCP Client router berubah menjadi bound, artinya router mendapat berhasil mendapatkan informasi IP Address dari gadget Android.


Langkah - langkah diatas hampir sama dengan langkah Konfigurasi Dasar Mikrotik menggunakan interface public yang bersifat dynamic (DHCP Client). Jika status sudah berhasil "bound", selanjutnya cek DNS Router, apakah sudah dapat informasi DNS atau belum. Jika sudah, centang "allow remote request".


Cek juga Default Gateway Router, apakah sudah mendapat informasi gateway dari proses DHCP atau belum. Jika sudah, pengecekan bisa dilakukan dengan melakukan Ping dari Router ke Internet. 


Sampai di sini, Router sudah bisa ke internet. Kita tinggal setting untuk distribusi ke arah client. Pasang IP Address pada interface yang menuju ke jaringan Lokal. Jangan lupa juga buat NAT agar PC Client bisa akses internet. 


Jika semua langkah diatas sudah dilakukan. Selanjutnya cek dari sisi client dengan mencoba melakukan ping ke internet. Kelebihan dari penggunaan tethering Android ini, tidak ada setting khusus untuk type dan merk gadget. Syarat utamanya, Router Mikrotik menggunakan RouterOS v.6.7 keatas.


Thursday, February 22, 2018

Tool Monitoring & Graphing di Mikrotik

Sebagai catatan Pribadi


Router yang sudah selesai kita setting dan sudah berjalan, bukan berarti akan kita tinggalkan begitu saja. terlebih router tersebut merupakan router backbone. Pada  kebanyakan  ISP bahkan akan melakukan monitoring selama 24 jam nonstop untuk memastikan kondisi router baik - baik saja. Dan jika terjadi sesuatu pada router yang membuat jaringan tidak berjalan sebagaimana mestinya, bisa segera ditangani dengan baik. 
Begitu juga admin jaringan juga perlu mencatat penggunaan bandwidth untuk bahan laporan apakah bandwidth yang di dapatkan sesuai dengan informasi layanan bandwidth dari ISP, atau sekedar mencatat statistik penggunaan bandwidth oleh client. Untuk melakukan pencatatan dalam format graph di MikroTik, admin jaringan bisa menggunakan fitur "Graphing". 
Tool Graphs 
Pertama, kita akan membahas fitur graph terlebih dahulu, fitur ini bisa diakses melalui  menu Tool --> Graphing, atau via terminal dengan perintah /tool graphing